Materi dan Kisi-Kisi IPA Fisika Kelas 7
|
MODUL PEMBELAJARAN & 30 SOAL
LATIHAN INTENSIF |
1.1 Hakikat Sains, Penyelidikan Ilmiah, & Sikap
Ilmuwan
Sains (IPA) adalah proses mengamati, menyelidiki, dan memahami
pola-pola keteraturan di alam semesta. Metode ilmiah tersusun secara bertahap:
Pengamatan -> Merumuskan Masalah -> Menyusun Hipotesis -> Melakukan
Eksperimen -> Menganalisis Data -> Menarik Kesimpulan.
Sikap Ilmiah Paling Utama: Peneliti wajib bersikap jujur dan objektif. Jika
data hasil percobaan berbeda dari dugaan/hipotesis awal, data TIDAK BOLEH
diubah atau dimanipulasi, melainkan dilaporkan apa adanya serta dicari penyebab
ilmiahnya.
1.2 Besaran Pokok, Besaran Turunan, & Satuan Baku
• Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan
dengan angka serta memiliki satuan.
• Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan secara
internasional dan tidak diturunkan dari besaran lain. Ada 7 besaran pokok dalam
SI.
• Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau beberapa
besaran pokok. Contoh: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Massa Jenis
(kg/m³), dan Gaya (Newton = kg·m/s²).
• Satuan Baku adalah satuan standar internasional yang bernilai tetap bagi
siapa saja (meter, kilogram, sekon), sedangkan Satuan Tidak Baku menghasilkan
nilai berbeda-beda (jengkal, depa, langkah).
Gambar 1.1: Kartu
Visual 7 Besaran Pokok Sistem Internasional (SI) dan Alat Ukurnya
1.3 Alat Ukur Panjang Presisi: Jangka Sorong &
Mikrometer Sekrup
Gambar 1.2:
Anatomi dan Panduan Membaca Skala Jangka Sorong (Ketelitian 0,1 mm / 0,01 cm)
Gambar 1.3:
Anatomi dan Panduan Membaca Skala Mikrometer Sekrup (Ketelitian 0,01 mm)
|
📌 RANGKUMAN CARA
MEMBACA ALAT UKUR PANJANG |
1.4 Pengukuran Massa, Volume Benda Tak Beraturan,
& Massa Jenis
Gambar 1.4:
Pembacaan Neraca Ohaus 3 Lengan dan Pengukuran Volume Batu dengan Gelas Ukur
|
📌 RUMUS PENTING MASSA,
VOLUME, & MASSA JENIS |
1.5 Konversi Satuan Metrik, Notasi Ilmiah, &
Kesalahan Pengukuran
Gambar 1.5:
Posisi Pengamatan Tegak Lurus untuk Mencegah Kesalahan Paralaks
|
📌 ATURAN PENTING
KONVERSI, NOTASI ILMIAH, & KALIBRASI |
BAB 2: 30 SOAL LATIHAN MANDIRI INTENSIF SIAP PTS 1
Petunjuk: Pilihlah salah satu
jawaban yang paling tepat (A, B, C, atau D). Kerjakanlah secara jujur dan
mandiri untuk melatih kesiapan logikamu sebelum melihat kunci jawaban di
halaman akhir!
1. Sikap Ilmiah Peneliti
Ketika hipotesis awal yang kita
susun ternyata tidak sesuai dengan data hasil percobaan laboratorium, tindakan
yang paling tepat secara ilmiah adalah...
A. Mengubah hipotesis awal secara diam-diam agar cocok
B. Memanipulasi angka pengukuran agar
laporan terlihat bagus
C. Mengakui hasil pengamatan secara
jujur dan mencari tahu penyebab ilmiahnya
D. Menganggap praktikum gagal total
dan membuang semua data
2. Kriteria Besaran Fisika
Sesuatu dapat disebut sebagai
besaran fisika apabila memenuhi syarat...
A. Menarik dan memiliki warna yang mencolok
B. Dapat diukur dan nilainya dapat
dinyatakan dengan angka serta satuan
C. Memiliki wujud padat dan berat yang
besar
D. Berasal dari alam gaib yang tidak
terlihat
3. Besaran Pokok dan Satuan SI
Di bawah ini yang merupakan
kelompok besaran pokok lengkap dengan satuan Sistem Internasional (SI) yang
tepat adalah...
A. Panjang (cm), massa (kg), waktu (jam)
B. Massa (kg), panjang (m), waktu
(sekon)
C. Suhu (Celcius), volume (liter),
gaya (Newton)
D. Kuat arus (Ampere), luas (meter
persegi), berat (kg)
4. Kelompok Besaran Turunan
Kelompok besaran berikut ini yang
semuanya tergolong besaran turunan adalah...
A. Kecepatan, percepatan, dan gaya
B. Massa, waktu, dan suhu
C. Panjang, lebar, dan tinggi
D. Kuat arus, luas, dan volume
5. Penurunan Besaran Kecepatan
Besaran kecepatan dirumuskan
sebagai perpindahan (panjang) dibagi selang waktu. Berarti kecepatan diturunkan
dari besaran pokok...
A. Massa dan waktu
B. Panjang dan waktu
C. Panjang dan massa
D. Gaya dan percepatan
6. Ciri Satuan Baku
Salah satu syarat mutlak agar
suatu satuan dapat dijadikan sebagai satuan baku internasional adalah...
A. Mudah berubah mengikuti suhu lingkungan
B. Hanya berlaku di negara maju saja
C. Memiliki nilai yang tetap dan tidak
berubah di mana pun digunakan
D. Berukuran persis sama dengan
anggota tubuh manusia
7. Contoh Satuan Tidak Baku
Contoh kegiatan pengukuran
berikut ini yang menggunakan satuan tidak baku adalah...
A. Ibu membeli 2 kilogram beras di warung
B. Dodi mengukur lebar pintu kelas
menggunakan 5 jengkal tangannya
C. Pelari menempuh jarak 100 meter
dalam waktu 12 sekon
D. Adik meminum obat sirup penurun
panas sebanyak 5 mililiter
8. Ketelitian Mistar Penggaris
Skala terkecil yang dimiliki oleh
penggaris plastik atau mistar kayu pada umumnya adalah...
A. 0,01 mm
B. 0,1 mm
C. 1 mm
D. 1 cm
9. Fungsi Rahang Jangka Sorong
Jika kita ingin mengukur diameter
bagian dalam sebuah pipa paralon atau tabung reaksi, bagian jangka sorong yang
digunakan adalah...
A. Rahang bawah
B. Rahang atas
C. Ekor pengukur kedalaman
D. Sekrup pengunci
10. Ketelitian Jangka Sorong
Tingkat ketelitian yang dimiliki
oleh jangka sorong standar laboratorium adalah...
A. 1
cm
B. 1 mm
C. 0,1 mm
D. 0,001 mm
11. Pembacaan Jangka Sorong Kasus 1
Hasil pengukuran jangka sorong
menunjukkan skala utama 3,2 cm, dan garis skala nonius ke-4 berimpit lurus
dengan garis skala utama. Hasil pengukurannya adalah...
A. 3,24 cm
B. 3,60 cm
C. 3,24 mm
D. 3,04 cm
12. Pembacaan Jangka Sorong Kasus 2
Sebuah kelereng diukur dengan
jangka sorong. Skala utama menunjukkan 1,8 cm dan garis nonius ke-7 berimpit
tegak lurus. Diameter kelereng tersebut adalah...
A. 1,87 mm
B. 1,87 cm
C. 2,50 cm
D. 1,807 cm
13. Pemilihan Mikrometer Sekrup
Alat ukur panjang yang paling
tepat digunakan untuk mengukur ketebalan keping silet atau diameter sehelai
kawat tipis adalah...
A. Mistar gulung (rol meter)
B. Jangka sorong
C. Mikrometer sekrup
D. Neraca pegas
14. Ketelitian Mikrometer Sekrup
Tingkat ketelitian mikrometer
sekrup adalah sebesar...
A. 1 mm
B. 0,1 mm
C. 0,01 mm
D. 0,001 mm
15. Pembacaan Mikrometer Sekrup Kasus 1
Pada mikrometer sekrup, skala utama
tabung menunjukkan angka 4,5 mm dan garis skala putar menunjuk ke angka 25.
Hasil pengukurannya adalah...
A. 4,75 mm
B. 4,25 mm
C. 4,525 mm
D. 7,00 mm
16. Pembacaan Mikrometer Sekrup Kasus 2
Skala utama mikrometer sekrup
menunjukkan angka 7,0 mm dan skala nonius putar menunjukkan angka 40. Ketebalan
benda tersebut adalah...
A. 7,40 cm
B. 7,04 mm
C. 7,40 mm
D. 11,0 mm
17. Neraca Ohaus 3 Lengan Kasus 1
Saat menimbang beban menggunakan
neraca Ohaus 3 lengan, posisi anting penunjuk menunjukkan: lengan belakang 200
gram, lengan tengah 50 gram, dan lengan depan 3,4 gram. Massa total benda
adalah...
A. 253,4 gram
B. 250,34 gram
C. 25,34 gram
D. 2.534 gram
18. Neraca Ohaus 3 Lengan Kasus 2
Sebongkah batu mineral ditimbang
dengan neraca Ohaus 3 lengan. Lengan ratusan menunjukkan 400 g, lengan puluhan
menunjukkan 80 g, dan lengan satuan menunjukkan 6,8 g. Massa batu tersebut
adalah...
A. 480,68 g
B. 486,8 g
C. 48,68 g
D. 4.868 g
19. Karakteristik Massa Benda
Pernyataan yang benar mengenai
massa suatu benda adalah...
A. Nilai massa berubah jika benda dibawa ke luar angkasa
B. Massa bergantung pada besar gaya
gravitasi di suatu planet
C. Massa adalah banyaknya materi yang
terkandung dalam benda dan nilainya selalu tetap
D. Massa diukur menggunakan
dinamometer (neraca pegas)
20. Massa di Bumi vs di Bulan
Jika sebuah batu memiliki massa
12 kg saat diukur di Bumi, maka massa batu tersebut ketika dibawa ke permukaan
Bulan adalah...
A. 2 kg
B. 6 kg
C. 12 kg
D. 0 kg
21. Perhitungan Berat Benda di Bumi
Sebuah benda memiliki massa 4 kg.
Jika percepatan gravitasi Bumi di tempat tersebut adalah 10 m/s², berat benda
tersebut di Bumi adalah...
A. 0,4 Newton
B. 4 Newton
C. 14 Newton
D. 40 Newton
22. Volume Benda Tak Beraturan
Gelas ukur diisi air hingga
volume 50 mL. Setelah sebuah batu kerikil dimasukkan, volume air naik
menunjukkan skala 78 mL. Volume batu tersebut adalah...
A. 128 mL
B. 78 mL
C. 28 mL
D. 14 mL
23. Kesetaraan Mililiter ke Centimeter Kubik
Volume sebuah benda tak beraturan
yang terukur sebesar 45 mL sama nilainya dengan...
A. 45 cm³
B. 4,5 cm³
C. 0,45 cm³
D. 450 cm³
24. Perhitungan Massa Jenis Balok
Sebuah balok kayu bervolume 50
cm³ memiliki massa sebesar 40 gram. Massa jenis balok kayu tersebut adalah...
A. 2.000 g/cm³
B. 1,25 g/cm³
C. 0,8 g/cm³
D. 0,08 g/cm³
25. Konversi Massa Jenis ke Satuan SI
Sebuah cairan minyak pelumas
memiliki massa jenis 1,2 g/cm³. Jika dinyatakan dalam satuan baku Sistem
Internasional (SI) yaitu kg/m³, nilainya setara dengan...
A. 12 kg/m³
B. 120 kg/m³
C. 1.200 kg/m³
D. 12.000 kg/m³
26. Konversi Satuan Panjang Metrik
Panjang sebuah lintasan lari di
stadion adalah 2,5 kilometer. Nilai tersebut jika dinyatakan dalam satuan meter
adalah...
A. 25 m
B. 250 m
C. 2.500 m
D. 25.000 m
27. Konversi Satuan Volume Metrik
Sebuah tangki penampungan di
perumahan berisi air sebanyak 3 m³. Volume air tersebut jika dinyatakan dalam
satuan liter adalah...
A. 30 liter
B. 300 liter
C. 3.000 liter
D. 30.000 liter
28. Notasi Ilmiah Bilangan Besar
Massa planet Bumi diperkirakan
sekitar 6.000.000.000.000.000.000.000.000 kg. Penulisan angka tersebut dalam
bentuk notasi ilmiah yang benar adalah...
A. 60
x 10²³ kg
B. 6 x 10²⁴ kg
C. 0,6 x 10²⁵ kg
D. 6 x 10²¹ kg
29. Notasi Ilmiah Bilangan Kecil
Diameter sebuah partikel debu
halus di udara adalah 0,000035 meter. Bentuk baku notasi ilmiahnya adalah...
A. 3,5 x 10⁻⁵ m
B. 35 x 10⁻⁶ m
C. 3,5 x 10⁻⁴ m
D. 0,35 x 10⁻⁴ m
30. Analisis Kesalahan Paralaks
Ketika seorang siswa membaca
garis skala mistar dari arah samping miring (mata tidak tepat tegak lurus di
atas garis skala), kesalahan pengukuran yang terjadi dinamakan...
A. Kesalahan titik nol
B. Kesalahan paralaks
C. Kesalahan kalibrasi alat
D. Kesalahan pembulatan nilai



